Zuardin
(Dosen Fakultas Psikologi dan Kesehatan UINSA)
Kampus
UIN Sunan Ampel terus melakukan pembenahan sejak transformasi status
menjadi universitas. Di saat bersamaan, turut dibuka Fakultas Psikologi
dan Kesehatan sebagai bagian dari keluarga besar.
Ada
semangat, ada harapan dan ada cita-cita besar dalam keluarga yang baru
terlahir. Pada civitas akademika sangat terasa keramahan dan interaksi
sosial antar keluarga secara Islami sehingga semua merasa sangat nyaman (feel at home).
Countdown to Ourselves
Dalam
visi besar UINSA, terdapat substansi spritualisasi sains. “Gayung
bersambut” maka sangat pantaslah dalam pengembangan Fakultas Psikologi
dan Kesehatan tersebut ada Role Model yang bisa dijadikan
teladan. Salah satu tokoh besar dalam bidang Kedokteran dan Kesehatan
Islam adalah Ibnu Sina, Intelektual Timur yang memberikan sumbangsih
besar sebagai peletak dasar Ilmu Kedokteran dan Kesehatan di Barat atau
biasa lebih dikenal dengan Avicenna.
Ibnu
Sina dianggap sebagai Bapak dari pengobatan Modern, dan Farmakologi
khususnya untuk pengenalan sistematis, eksperimen dan hitungan ke dalam
studi fisiologi, sifat infeksius penyakit, pengenalan Karantina untuk
membatasi penyebaran penyakit menular, pengenalan percobaan obat-obatan,
berdasarkan bukti-obat dan uji Klinis (The Bioghraphy of Avicenna)
Jika
semangat-semangat beliau telah berhasil diwujudkan pada abad ke 12
Masehi. Maka pada konteks kekinian Generasi Modern seharusnya dapat
mewujudkan sumbangsih yang lebih banyak.
Degradasi Kepercayaan Diri
Dewasa
ini, proses belajar mengajar bidang kedokteran dan Kesehatan sangat
ketegantungan dengan dunia Barat yang terus mengembangkan diri sehingga
kita semakin jauh tertinggal. Seyogyannya, jika kita melakukan kilas
balik sejarah ketika bangsa barat masih tenggelam dengan dunia magis dan
mitologis bangsa Timur telah mencapai kemajuannya di bidang kedokteran
dan kesehatan.
Pada
hari ini, umat Islam justru menjadi pengikut dan pengagum dari Barat
yang dahulu justru banyak belajar dari dunia Timur. Ilmu pengetahuan
tidak bisa berkembang dengan baik, generasi hari ini hanya menjadi
pengikut dari ilmu pengetahuan yang terus di reproduksi orang Barat
(Yusran Darmawan).
Dalam
pendekatan Epidemiologi, struktur manusia dan lingkungan dunia Barat
dan timur memiliki perbedaan yang cukup banyak. Sehingga subjeknya pun
dipastikan memiliki banyak perbedaan. Oleh karena itu, Fakultas
Psikologi dan Kesehatan UIN SA diharapkan menjawab tantangan tersebut
dan memiliki peran penting dalam Problem Solving kesehatan bangsa yang semakin rumit.
Memperkokoh Semangat Baru
Penguatan
Semangat dilakukan secara terus-menerus yang di Nahkodai oleh Prof. Dr.
Mohammad Sholeh yang telah berhasil melakukan riset-riset mutakhir di
bidang Psikologi dan Kesehatan serta Melakukan Tri Dharma Perguruan
Tinggi lainnya di Bidang Kesehatan dengan Mendirikan Rumah Sehat
Avicenna yang syarat akan nilai-nilai Islam.
Akhirnya,
Sebagai generasi baru, semangat baru dan rezim kesehatan yang memegang
tongkat estafet berikutnya, berupaya merawat semangat Ibnu Sina, para
Murid beliau dan mengembangkannya sesuai konteks kekinian.
Menyeimbangkan ketertinggalan dalam Kedokteran dan Kesehatan kontemporer
merupakan suatu keniscayaan sesuai tantangan Zaman.
Sumber : http://www.uinsby.ac.id/kolom/id/24/merawat-kembali-semangat-ibnu-sina
|
Blog Ini Berisi Tentang Artikel, Berita, yang diambil dari berbagai macam sumber media cyber, maupun cetak yang bertujuan memberikan informasi kepada khalayak luas guna memberi tambahan refrensi bagi para pembaca. Selain itu Blog ini juga terdapat tulisan asli pemilik akun Blog ini yaitu Lukman Alfarisi, baik yang sudah pernah muncul di media maupun tidak.
Minggu, 05 Juni 2016
Merawat Kembali Semangat Ibnu Sina
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar