Oleh: Akh. Muzakki
Ketua Tim Konversi UINSA
Wikipedia menjelaskan makna penting kata “slogan”. Menurut sumber informasi akademik online yang posisi dan mutunya lebih tinggi darimicroblogging ini,
“A slogan is a memorable motto or phrase used in a political,
commercial, religious, and other context as a repetitive expression of
an idea or purpose.” Artinya, “slogan” adalah motto yang mengesankan atau frase yang digunakan dalam konteks politik, komersial, agama, danlainnya sebagai ekspresi berulang ide atau tujuan.
Substansi
penting dari “slogan”, seperti diuraikan di atas, adalah ekspresi
berulang ide atau gagasan. Slogan digunakan untuk menyampaikan sebuah
pesan tentang produk, jasa, atau perihal mendasar yang mewakili isi
pesan itu. Ia kerap dipakai untuk menarik perhatian audiens yang ingin
dituju. Karena itu, slogan sering diidentikkan dengan marketing sebuah produk atau layanan jasa. Di Amerika Serikat, slogan lebih dikenal dengan tagline. Di Inggris Raya, lebih terkenal dengan sebutan strapline, dan di Eropa dilafalkan dengan beberapa istilah berbeda:baselines, signatures, claims, atau pay-offs.
Untuk
memasarkan semangat dasar dari gagasan pengembangan akademik dan atau
layanan pendidikan tingginya, UINSA Surabaya juga menggunakan sebuah
slogan, atau dengan kata lain tagline, atau platform.
Pilihannya jatuh pada: “BUILDING CHARACTER QUALITIES: For the Smart,
Pious, and Honorable Nation”. Slogan ini penting untuk dipahami dan
menjadi kekayaan kognitif bersama.
Memang, dalam sejumlah kesempatan, ada beberapa usulan untuk merespon terhadap jatuhnya pilihan pada slogan pilihan di atas. Dimailing list pendidik dan tenaga kependidikan UINSA Surabaya, ada beberapa yang mengusulkan slogan seperti ini:
- BUILDING QUALITY CHARACTERS: Smart, Pious, Respected
- Untuk Generasi Yang Lebih Baik
Sungguh
senang sekali mendapati banyak gagasan cerdas dan hebat dari banyak
pikiran. Semuanya mantap dan menambah kekayaan akademik UINSA Surabaya.
Tulisan
ini hanya ingin menjelaskan bahwa slogan UINSA Surabaya “BUILDING
CHARACTER QUALITIES: For the Smart, Pious, and Honorable Nation”
memiliki basis filosofis akademik yang mendalam. Untuk sampai kepada
tahapan pemahaman atas slogan ini, diperlukan membaca dua sumber rujukan
utama:
- Buku Desain Pengembangan Akademik UIN Sunan Ampel Surabaya.
- Kebijakan Kemendikbud mengenai 18 Nilai Dalam Pendidikan Karakter.
Tentu,
ruang tulisan ini tidak cukup leluasa untuk membahas detil dari slogan
UINSA Surabaya di atas. Tapi, penjelasan mengenai hal ini secara singkat
penting untuk menambah upaya memahami makna slogan di atas. Slogan
tersebut terdiri dari dua bagian: BUILDING CHARACTER QUALITIES sebagai
“payung besar” slogan, dan FOR THE SMART, PIOUS, AND HONORABLE NATION
sebagai “sub-slogan”.
Pertama, payung
besar slogan di atas dimaksudkan bahwa keberadaan UINSA Surabaya
sebagai penyelenggara pendidikan tinggi berperan penting dalam
membumikan karakter yang diinginkan oleh desain pengembangan akademik
yang disusun serta 18 nilai pendidikan karakter yang diamanahkan oleh
Kemendikbud. Ke-18 nilai dalam pendidikan karakter dimaksud bisa
dijelaskan dengan pemaknaan khusus, sebagaimana berikut:
- Religius. Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
- Jujur. Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
- Toleran. Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
- Disiplin. Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
- Kerja Keras. Tindakan yang menunjukkan perilaku tangguh dan berorientasi maju.
- Kreatif. Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
- Mandiri. Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
- Demokratis. Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
- Berdaya Ingin Tahu. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
- Nasionalis. Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
- Menghargai Prestasi. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
- Bersahabat/Komunikatif. Sikap dan tindakan yang selalu menunjung tinggi nilai persahabatan antar sesama dalam kerangka kebaikan melalui jalinan silaturahmi dan atau komunikasi yang saling menghargai.
- Cinta Damai. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
- Cinta Ilmu. Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan, memperdalam dan berbagi ilmu yang memberikan kebajikan bagi dirinya dan masyarakatnya.
- Peduli Lingkungan dan Sosial. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi, serta memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
- Bertanggung Jawab. Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
- Berpikir metakognitif. Tata pikir reflektif yang menunjukkan kemampuan diri atas cara berpikir kritis, sintetis, dan analitis.
Nah,
ungkapan “BUILDING CHARACTER QUALITIES” itu menunjuk kepada nilai-nilai
karakter yang diamanahkan oleh Kemendikbud serta desain pengembangan
akademik UINSA yang berbasis pada integrated twin towers (lihat buku Desain Pengembangan Akademik). Bagaimana
dengan usulan “BUILDING QUALITY CHARACTER”? Menurut Bahasa Inggris yang
saya tahu, kalau kita menggunakan kata “quality” pada urutan kata (word order) yang jatuh sebelum kata benda (noun) untuk maksud penyifatan atas kata benda itu, maka penggunaannya biasanya (sekali lagi yang saya tahu) harus disertai dengan adjective. Contoh: good quality character, dan high quality product.
Hampir tidak pernah penutur bahasa Inggris yang menggunakan kata
“quality” sebelum kata benda tanpa disertai dengan kata sifat (adjective).
Dalam
kesempatan terbatas, ada juga ungkapan “quality character” yang berlaku
di kalangan penutur Inggris, tapi pasti penggunaannya diikuti oleh article “a”.
Hasilnya harus berbunyi “a quality character”. Itu pun untuk maksud dan
makna yang berbeda dibanding “character qualities”.
Jadi,
usulan berupa “BUILDING QUALITY CHARACTER” belum bisa dicarikan basis
argumennya. Baik itu dari sisi kebahasaan secara spesifik maupun secara
filosofi akademik yang menjadi dasar dari desain pengembangan keilmuan
UINSA Surabaya secara lebih luas.
Lalu,
bagaimana dengan sub-slogan yang berbunyi “For the Smart, Pious, and
Honorable Nation”? Untuk memahami substansi ini, buku Desain Pengembangan Akademik UIN Sunan Ampel Surabaya perlu
dirujuk. Penjelasannya sangat panjang dan membacanya harus jenak. Tapi,
secara singkat bisa disampaikan bahwa substansi sub-slogan itu menunjuk
kepada semangat dasar yang menunjuk kepada nilai utama dari kepribadian
lulusan yang diidealisasikan untuk dihasilkan oleh penyelenggaraan
pendidikan UINSA Surabaya: smart, pious, honorable.
Nilai
kepribadian lulusan dimaksud memiliki pendasaran normatif spiritual yang
mengakar dalam ajaran Islam. Dasarnya adalah konsep al-Qur’an
mengenai karakteristik Ulul Albab yang menunjuk kepada terintegrasinya
praktik dzikir dan fikir dalam praktik kehidupan (al-Qur’an 39:9; 3:7)
serta kedewasaan bersikap dan mengambil pilihan yang terbaik dalam hidup
berdasarkan petunjuk ilahi (al-Qur’an 39:18; 5:100), serta kemapanan
intelektual (al-Qur’an 39:18; 3:190). Artinya, nilai kepribadian lulusan
yang meliputi smart, pious, dan honorable di atas merupakan penerjemahan langsung dari semangat dasar Ulul Albab yang dikonseptualisasikan oleh al-Qur’an.
Penggunaan
kata “nation” pada akhir sub-slogan di atas memang dipakai untuk
menunjukkan keberpihakan UINSA Surabaya kepada pengembangan sumber daya
manusia bangsa ini. Itu yang diamanahkan oleh Perpres No. 65 Tahun 2013
tentang perubahan kelembagaan IAIN Sunan Ampel Surabaya menjadi UIN
Sunan Ampel Surabaya serta komitmen Kementerian Agama dan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Bahwa akan banyak mahasiswa asing yang
datang, UIN Sunan Ampel tidak menampik potensi itu. Tapi, penggunaan
kata “nation” merupakan salah satu bentuk affirmative policy yang diamanahkan oleh regulasi dan kebijakan dimaksud.
Lalu,
bagaimana dengan usulan “Untuk generasi yang lebih baik”? Usulan ini
juga baik. Tapi, penyusunan slogan perguruan tinggi, apapun bentuk dan
jenisnya, dibangun di atas nilai filosofis yang dianut. Slogan apapun
harus berdiri di atas bangunan filosofis yang kuat dan menjadi dasar
pengembangan keilmuan perguruan tinggi, apalagi untuk UINSA Surabaya
yang diamanahkan oleh Perpres di atas agar membangun integrasi keilmuan.
Slogan
UINSA Surabaya, baik “payung besar”nya maupun “sub-slogan”nya,
didasarkan pada model integrasi keilmuan seperti diamanatkan oleh
Perpres di atas. Pembahasannya cukup panjang dan detil. Tapi, yang pasti
slogan yang dikembangkan oleh UINSA Surabaya tidak dilakukan sebagai
hasil dari cherry-picking (asal petik; asal comot). Namun
demikian, untuk kepentingan pengemasan, slogan dimaksud diwujudkan ke
dalam dua bagian: “payung besar” slogan dan “sub-slogan”. Untuk
kepentingan penyederhanaan, cukup disebut “BUILDING CHARACTER
QUALITIES”. Bagi yang suka panjang, bisa disebut “BUILDING CHARACTER
QUALITIES: For the Smart, Pious, and Honorable Nation”.
Sumber : http://www.uinsby.ac.id/kolom/id/17/makna-slogan-uinsa-surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar